Posts

Panduan Cara Mount NFS ke LXC

Image
Kembali lagi di artikel saya yang membicarakan seputar server dan dunia IT. Saya memiliki lab training proxmox, di lab ini, saya sudah punya NFS storage yang terintegrasi dengan Proxmox cluster. Nah, langkah selanjutnya adalah bagaimana caranya supaya container (LXC) bisa ikut mengakses storage tersebut. Kenapa ini penting? Karena secara default, LXC itu punya filesystem sendiri. Jadi kalau kita mau container bisa baca file ISO, backup, atau data lain dari NFS, kita perlu mount storage dari Proxmox ke dalam container . Konsep Singkat Sebelum masuk ke step-by-step, pahami dulu alurnya: NFS sudah di-mount di Proxmox node → biasanya di /mnt/pve/nfs-iso atau /mnt/pve/nfs-vm LXC tidak otomatis bisa akses path tersebut Kita perlu "inject" path dari host ke dalam container menggunakan fitur: mp0 (mount point) Jadi nanti alurnya: NFS Server → Proxmox Host → LXC Container Tujuan Container bisa akses file dari NFS Bisa dipakai untuk: sharing file backup repository ISO atau kebutuhan ...

Network Khusus untuk NFS Storage Proxmox

Image
Pada praktik sebelumnya saya sudah membuat cluster Proxmox dengan 3 node yaitu rafi1 , rafi2 , dan rafi3 . Cluster ini berjalan pada environment nested Proxmox dan menggunakan NFS server sebagai shared storage . Awalnya NFS masih menggunakan network management yang sama dengan cluster , namun konfigurasi seperti ini kurang ideal jika digunakan untuk cluster yang lebih serius. Oleh karena itu pada praktik ini saya menambahkan network khusus untuk NFS storage agar lalu lintas storage tidak bercampur dengan traffic lain. Dengan adanya network terpisah, performa akses storage akan lebih stabil dan juga mengurangi kemungkinan gangguan komunikasi antar node. Mengapa Proxmox Cluster Menggunakan 3 Network Dalam praktik cluster Proxmox biasanya digunakan 3 jenis network utama , masing-masing memiliki fungsi yang berbeda. 1. Management Network Network ini digunakan untuk: akses Proxmox Web UI akses SSH ke node komunikasi administrasi cluster Contoh network: 192.168.14.0/24 Node yang digunakan...

Fitur Live Migration Proxmox VE

Image
  Live Migration VM di Proxmox VE Tanpa Downtime Salah satu fitur yang cukup powerful di Proxmox VE adalah live migration . Dengan fitur ini, virtual machine dapat dipindahkan dari satu node ke node lain tanpa perlu dimatikan . Hal ini sangat berguna ketika ingin melakukan maintenance pada server fisik atau melakukan redistribusi workload pada cluster. Pada artikel ini saya akan membagikan pengalaman melakukan live migration VM pada Proxmox cluster yang terdiri dari beberapa node. Proses migrasi dilakukan langsung dari Proxmox Web Interface dan hanya membutuhkan beberapa langkah sederhana. Jika membutuhkan implementasi Proxmox VE di lingkungan perusahaan, mulai dari kebutuhan virtualisasi server, private cloud, hingga high availability cluster, tentu diperlukan perencanaan dan implementasi yang tepat agar sistem dapat berjalan stabil dan optimal.  PT. Excellent Infotama Kreasindo  hadir sebagai solusi untuk kebutuhan tersebut. PT. Excellent menyediakan layanan konsulta...

Pembuatan LXC (Debian 12 dengan datastore NFS) di Nested Cluster Proxmox

Image
Saat menggunakan Proxmox VE, saya agak bingung dengan container yang ada di proxmox yang dibandingkan virtual machine biasa, container jauh lebih ringan dan proses deploy-nya juga cepat. Pada tulisan ini saya ingin berbagi pengalaman ketika membuat LXC Debian 12 yang disimpan di datastore NFS pada nested cluster Proxmox. Prosesnya dimulai dari mengunduh template menggunakan pveam, lalu membuat container hingga akhirnya container bisa langsung digunakan. Lab ini menggunakan cluster Proxmox yang dijalankan secara nested, artinya Proxmox berjalan di dalam VM. Storage container disimpan di NFS server supaya semua node dalam cluster bisa mengakses storage yang sama. Kalian dapat melihat tulisan saya sebelumnya tentang Proxmox VE dan berbagai implementasinya, mulai dari pembuatan cluster, konfigurasi storage, hingga deployment container seperti yang dibahas pada artikel ini. Jika membutuhkan implementasi Proxmox VE di lingkungan perusahaan, mulai dari kebutuhan virtualisasi server, private c...

Setup Corosync 2 Network di Proxmox

Image
Saat membuat cluster di Proxmox VE, salah satu konfigurasi yang membuat saya berpikir adalah corosync multi network atau menggunakan dua jaringan untuk corosync. Di awal saya juga sempat membuat cluster hanya dengan satu network saja, dan memang secara fungsi tetap berjalan. Node bisa join cluster dan VM juga bisa dijalankan. Tapi setelah dipelajari lebih jauh, ternyata menggunakan dua network adalah salah satu best practice dalam cluster. Tujuannya sederhana: membuat komunikasi cluster lebih stabil dan menghindari masalah jika salah satu jaringan mengalami gangguan. Penjelasan Corosync Di dalam cluster Proxmox ada komponen bernama Corosync. Komponen ini bertugas menangani komunikasi antar node di dalam cluster. Informasi penting seperti status node, quorum, dan koordinasi cluster semuanya dikirim melalui corosync. Kalau komunikasi corosync terganggu, node bisa dianggap offline oleh node lain, walaupun sebenarnya server tersebut masih hidup. Kenapa Harus Menggunakan 2 Network? Mengguna...

Membuat Proxmox Cluster dengan 3 Node

Image
Pada hari ini saya ditugaskan untuk melakukan training proxmox. Proxmox Virtual Environment (VE) adalah platform virtualisasi open-source berbasis Debian Linux untuk mengelola mesin virtual (VM) via KVM dan kontainer (LXC) dalam satu antarmuka web.  Jika Anda merupakan pelaku usaha maupun perorangan yang membutuhkan solusi virtualisasi modern untuk server, Anda dapat mengunjungi website PT. Excellent Infotama Kreasindo untuk mendapatkan dukungan dari tenaga ahli yang berpengalaman dalam layanan Proxmox Virtual Environment . Dalam infrastruktur virtualisasi modern, penggunaan cluster sangat membantu untuk mempermudah pengelolaan server. Jika kita memiliki beberapa server yang menjalankan Proxmox Virtual Environment, akan jauh lebih efisien jika semuanya digabung menjadi satu sistem manajemen. Dengan menggunakan cluster, kita bisa: Mengelola semua node dari satu dashboard Melakukan live migration VM Monitoring resource seluruh server dalam satu tempat Menambahkan storage bersam...