Network Khusus untuk NFS Storage Proxmox
- Get link
- X
- Other Apps
Pada praktik sebelumnya saya sudah membuat cluster Proxmox dengan 3 node yaitu rafi1, rafi2, dan rafi3. Cluster ini berjalan pada environment nested Proxmox dan menggunakan NFS server sebagai shared storage.
Awalnya NFS masih menggunakan network management yang sama dengan cluster, namun konfigurasi seperti ini kurang ideal jika digunakan untuk cluster yang lebih serius. Oleh karena itu pada praktik ini saya menambahkan network khusus untuk NFS storage agar lalu lintas storage tidak bercampur dengan traffic lain.
Dengan adanya network terpisah, performa akses storage akan lebih stabil dan juga mengurangi kemungkinan gangguan komunikasi antar node.
Mengapa Proxmox Cluster Menggunakan 3 Network
Dalam praktik cluster Proxmox biasanya digunakan 3 jenis network utama, masing-masing memiliki fungsi yang berbeda.
1. Management Network
Network ini digunakan untuk:
akses Proxmox Web UI
akses SSH ke node
komunikasi administrasi cluster
Contoh network:
192.168.14.0/24
Node yang digunakan pada lab ini:
rafi1 192.168.14.21
rafi2 192.168.14.22
rafi3 192.168.14.23NFS 192.168.14.200 (hanya untuk akses SSH)
Network ini adalah network utama yang digunakan administrator.
2. Corosync Network
Network ini digunakan untuk komunikasi cluster Proxmox.
Corosync bertugas untuk:
cluster membership
quorum
komunikasi antar node
Network yang digunakan pada lab ini:
10.10.10.0/24
Karena komunikasi cluster sangat sensitif terhadap latency, maka corosync sebaiknya dipisahkan dari network lain.
3. Storage Network (NFS Network)
Network ini digunakan untuk traffic storage, seperti:
akses NFS datastore
disk VM
disk container
live migration
Jika storage menggunakan network yang sama dengan management, maka bisa terjadi:
network bottleneck
performa VM menurun
cluster menjadi tidak stabil
Oleh karena itu dibuat network khusus storage.
Network yang digunakan:
172.16.10.0/24
Topologi Network Lab
Berikut adalah network yang digunakan pada praktik ini.
Management Network
192.168.14.0/24
rafi1 192.168.14.21
rafi2 192.168.14.22
rafi3 192.168.14.23NFS 192.168.14.200
Corosync Network
10.10.10.0/24
rafi1 10.10.10.21
rafi2 10.10.10.22
rafi3 10.10.10.23
NFS Storage Network
172.16.10.0/24
rafi1 172.16.10.21
rafi2 172.16.10.22
rafi3 172.16.10.23
NFS 172.16.10.200
Menambahkan Network Khusus untuk NFS di Node Proxmox
Langkah pertama adalah menambahkan interface network baru pada setiap node Proxmox.
Masuk ke salah satu node (rafi1/rafi2/rafi3).
Edit konfigurasi network:
nano /etc/network/interfaces
Tambahkan konfigurasi bridge baru.
Penjelasan konfigurasi:
vmbr2→ bridge khusus storage172.16.14.21→ IP node rafi1 untuk network storagebridge_ports none→ karena environment nested
Lakukan konfigurasi yang sama pada node lain.
rafi2
address 172.16.14.22/24
rafi3
address 172.16.14.23/24
Setelah selesai, reload network.
ifreload -a
Cek apakah network sudah aktif.
ip a
Jika berhasil maka interface vmbr2 akan muncul.
Mengkonfigurasi Network pada NFS Server
Masuk ke server NFS.
Edit konfigurasi network.
nano /etc/network/interfaces
Tambahkan interface baru.
Restart network.
systemctl restart networking
Cek IP address.
ip a
Mengatur Export NFS Agar Menggunakan Network Storage
Edit konfigurasi NFS export.
nano /etc/exports
Contoh konfigurasi:
/nfs/vm 172.16.10.0/24(rw,sync,no_subtree_check,no_root_squash)
Reload export.
exportfs -ra
Cek export.
Integrasi Storage NFS ke Proxmox
Selanjutnya tambahkan storage NFS di Proxmox.
Masuk ke:
Datacenter
→ Storage
→ Add
→ NFS
Saya membagi network menjadi 2 konfigurasi VM dan ISO:
1. ISO image
Klik Add.
2. VM (Disk Image dan Container)
ID : nfs-vm-0
Server : 172.16.14.200
Export : /nfs/vm
Content : Disk image, Container
Klik Add.
Verifikasi Storage NFS di Cluster
Cek apakah storage sudah aktif.
Melalui CLI:
pvesm status
Output:
Ini berarti seluruh node cluster sudah bisa mengakses storage NFS melalui network khusus storage.
Akhir Kata...
Menambahkan network khusus untuk NFS storage merupakan praktik yang sangat direkomendasikan pada cluster Proxmox. Dengan memisahkan network management, corosync, dan storage, komunikasi antar node menjadi lebih stabil dan performa akses storage menjadi lebih optimal.
Dalam praktik ini saya menambahkan network storage baru dengan subnet 172.16.10.0/24 yang digunakan oleh seluruh node cluster serta server NFS. Setelah konfigurasi selesai, storage NFS berhasil diintegrasikan ke Proxmox dan dapat digunakan sebagai datastore untuk virtual machine maupun container di dalam cluster.
Dengan arsitektur seperti ini, cluster Proxmox menjadi lebih siap digunakan untuk berbagai kebutuhan seperti live migration, shared storage, maupun pengelolaan workload secara terpusat.
- Get link
- X
- Other Apps
Comments
Post a Comment